Karakteristik Kepemimpinan (Leadership)

Posted: Mei 2, 2012 in Tak Berkategori
A. Memahami Kepemimpinan

I. Teori Timbulnya Kepemimpinan
      1. Teori Keturunan
  • Pemimpin yang lahir tidak dibuat.
  • Menjadi pemimpin karena dimiliki sejak dalam kandungan.
  • Lahir Karna ditakdirkan. Dalam situasi apapun tetap muncul menjadi pemimpin karena bakat-bakatnya.

    2. Teori Kejiwaan

  • Pemimpin dibuat dan tidak dilahirkan
  • Menjadi Pemimpin Karena di miliki setelah ia di-didik dan berpengalaman.
  • Setiap orang bisa menjadi pemimpin melalui proses pendidikan dan pengalaman yang cukup.
    3. Teori Lingkungan
  • Timbul sebagai reaksi terhadap teori genetis dan teori social.
  • Seseorang hanya akan berhasil menjadi seorang pemimpin, apabila pada waktu ahir telah memiliki bakat, dan bakat tersebut kemudian dikembangkan melalui proses pendidikan yang teratur dan pengalaman.
  • Teori ini memanfaatkan segi-segi positif teori genetis dan teori social.
  • Teori yang mendekati kebenaran
II. Apa itu Kepemimpinan?
      Adalah sebagai seni untuk mengatur individu dan masyarakat serta memotivasi semangat
      mereka untuk meraih tujuan yang telah ditetapkan
III. Persyaratan Pemimpin?
  • Intelektual,
  • Analisa yang tajam,
  • Percaya diri,
  • Berjiwa besar,
  • Memahami orang lain,
  • Figuritas,
  • Innovator,
  • Obsesi yang kuat pada tujuan

B. Tipe Kepemimpinan Berdasarkan Tingkah Laku
I. Otokratik
     Pemimpin otokratik dipandang sebagai karakteritik yang negatif.Dilihat dari persepsinya
     pemimpin yang otokratik adalah seseorang yang sangat egois. Seorang pemimpin yang
     otoriter akan menujukan sikap yang menonjolkan ‘keakuannya’. Tipe ini mempunyai ciri-ciri :
  • Cenderung memperlakukan bawahannya sama dengan alat-alat lain dalam organisasi, seperti mesin,
  • Kurang menghargai harkat dan martabat Bawahan.
  • Mengutamakan orientasi pelaksanaan dan penyelesaian tugas tanpa mengkaitkan kepentingan dan kebutuhan para bawahannya.
  • Mengabaikan peran bawahan Dalam Setiap pengambilan keputusan.
II. Paternalistik
       Tipe pemimpin paternalistik hanya terdapat di lingkungan masyarakat yang bersifat
        tradisional, umumnya dimasyarakat agraris. Salah satu ciri utama masuarakat tradisional
        ialah rasa hormat yang tinggi yang ditujukan oleh para anggiota masyarakat kepada orang
        tua atau seseorang yang dituakan. Pemimpin seperti ini kebapakan, sebagai tauladan atau
        panutan masyarakat. Biasanya tokoh-toko adat, para ulama dan guru. Pemimpin ini sangat
        mengembangkan sikap kebersamaan. Tipe ini mempunyai ciri-ciri;
  • Bersikap melindungi bawahan .
  • Bawahan dianggap manusia yang belum dewasa .
  • Jarang ada kesempatan pada bawahan untuk mengambil inisiatif .
  • Bersikap maha tahu .
III. Kharismatik
         Kharisma diartikan “keadaan atau bakat yang dihubungkan dengan kemampuan yang luar
         biasa dalam hal kepemimpinan seseorang untuk membangkitkan pemujaan dan rasa kagum
         dari masyarakat terhadap Dirinya” atau atribut  kepemimpinan yang didasarkan atas
         kualitas kepribadian individu. Karakteristiknya yang khas yaitu daya tariknya yang sangat
         memikat sehingga mampu memperoleh pengikut yang jumlahnya kadang-kadang sangat
         besar. Tipe ini mempunyai ciri-ciri :
  • Memiliki visi yang amat kuat atau kesadaran tujuan yang jelas.
  • Mengkomunikasikan visi itu secara efektif.
  • Mendemontrasikan konsistensi dan fokus
  • Mengetahui kekuatan-kekuatan sendiri dan memanfaatkannya.
IV. Demokratik
        Tipe pemimpin ini adalah tipe pemimpin yang paling ideal diantara semua tipe pemimpin
        yang kita bahas sebelumnya Secara umum tipe pemimpin ini banyak dianut akan tetapi tidak
        selalu merupakan tipe pemimpin yang efektif dalam kehidupan organisasi. Ditinjau dari
        persepsi tentang kehadiran atau keberadaannya dan peranannya, pemimpin yan demokratik
        biasanya memandang dirinya selaku koordinator dan integrator dari berbagai unsur dan
        komponen organisasi. Nilai yang dianut oleh seorang pemimpin yang demokratik adalah
        adanya falsafah hidup yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Sehingga
        penanganannya pun dilakukan dengan cara manusiawi. Tipe ini mempunya ciri-ciri:
  • Semua kebijaksanaan dan keputusan dilakukan sebagai hasil diskusi dan musyawarah .
  • Kebijaksanaan yang akan dating ditentukan melalui musyawarah dan diskusi.
  • Anggota kelompok, bebas bekerjasama dengan anggota yang lain, dan berbagai tugas diserahkan kepada kelompok
  • Kritik dan pujian bersifat objektif dan berdasarkan fakta-fakta .
  • Pemimpin ikut berpartisipasi dalam kegiatan sebagai anggota biasa
  • Mengutamakan kerjasama .                                                                                                                                                                                   Visi Indonesia
Komentar
  1. kifli09 mengatakan:

    terimakasih infonya…sangat bermanfaat bagiku….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s